5 Fakta Menarik Tentang Le Marche des Enfants Rouges Paris - Joinog

Terbaru

Sabtu, 13 Juni 2020

5 Fakta Menarik Tentang Le Marche des Enfants Rouges Paris

Ketika orang menyebut nama Paris, mungkin yang akan langsung terbayang adalah sebuah kota metropolitan modern dengan gedung-gedung kuno bernuansa Renaissance yang estetik. Para turis mancanegara juga pasti akan langsung menyerbu Eiffel Tower, Montmartre, dan Museum Louvre sebagai tempat pemberhentian tur mereka ketika sedang berada di Paris.

Tahukah kalian, jika Paris tak sekadar Eiffel Tower atau Louvre saja. Nyatanya, Paris memiliki pasar tua tersembunyi yang juga sering dikunjungi turis mancanegara bernama Le Marche des Enfants Rouges. Meskipun tak sepopuler Eiffel, tapi pasar ini bisa menjadi salah satu titik pemberhentian kalian ketika di Paris, lho. Mengapa demikian?

1. Meski pasar identik dengan berbelanja, Le Marche des Enfants Rouges menawarkan 'perjalanan' ke salah satu situs bersejarah

Le Marche des Enfants Rouges didirikan pada tahu 1628 yang terletak di 39 Rue de Bretagne di Marais, arondisemen ketiga, Paris. Nama "Le Marche des Enfants Rouges" dalam bahasa Inggris sendiri secara harfiah diartikan sebagai "Market of the Red Children". Red Children sendiri mengacu kepada anak-anak berbaju merah yang tinggal di sebuah panti asuhan tak jauh dari pasar dan suka bermain di daerah tersebut.

Pasar ini telah terdaftar sebagai monumen bersejarah sejak tahun 1982. Namun pada pertengahan tahun 1990-an, pasar ini hampir hancur dan berubah menjadi tempat parkir. Pihak berwenang yang ada di Paris berpikir, jika pasar tersebut terlalu tua dan mereka memutuskan untuk menghancurkan 'monumen bersejarah' itu.

Penduduk daerah Marais yang tak terima dengan penghancuran pasar ini pun melakukan protes dengan merantai diri mereka ke gerbang yang menjadi pintu masuk pasar tersebut. Akhirnya, penduduk Marais pun menang dan Le Marche des Enfants Rouges melalui masa pemulihan selama enam tahun. Pasar kembali dibuka pada November tahun 2000. FYI. Pasar ini menjadi salah satu hal yang 'trendi' di kalangan BoBo (Borjuis Bohemia) di Paris, lho.

2. Le Marche des Enfants Rouges menawarkan bahan makanan yang segar dan berkualitas

Namanya juga pasar, pasti menjual beraneka ragam sayur, buah, dan kebutuhan pokok sehari-hari. Le Marche des Enfants Rouges menyediakan berbagai macam kebutuhan pokok, mulai dari sayur, buah, ikan hingga daging yang masih sangat fresh, lho. Tak hanya itu, kios bunga juga bisa kalian temukan disini. Pasar ini juga menyediakan begitu banyak pilihan produk organik dan sebagian besar penduduk lokal menjadikan Le Marche des Enfants Rouges sebagai tempat berbelanja kebutuhan dapur mereka.

3. Tak hanya belanja kebutuhan pokok, kalian juga bisa menyantap hidangan dengan bahan segar di sini. Mantul!

Pasar ini juga menawarkan berbagai macam makanan dari seluruh dunia, mulai dari Mediterania, Afrika Utara, dan Asia Timur. Kalian bisa menemukan masakan khas Maroko hingga Jepang disini, lho. Pada saat jam makan siang tiba, pasar ini akan dipenuhi oleh berbagai lapisan masyarakat dari yang muda hingga lansia sekaligus.
5 Fakta Menarik Tentang Le Marche des Enfants Rouges Paris
 Pelanggan akan berduyun-duyun datang ke pasar ini dan memenuhi hampir setiap kios makanan yang ada disini. Beberapa kedai terkenal yang ada di Le Marche des Enfants Rouges, yaitu Le Traiteur Marocain yang menyediakan masakan khas Maroko dengan menu populer Couscous Royal dan kedai Chez Taeko yang menyediakan makanan khas Jepang dengan menu yang paling terkenal adalah bento box serta traditional food, seperti cod croquettes.

Masalah yang datang ketika kalian memutuskan untuk makan siang di pasar ini adalah pilihan membingungkan tentang makanan apa yang kalian ingin santap. Kalian akan dihadapkan dengan pilihan makanan, seperti bento box segar dari Jepang, sandwich Lebanon, couscous khas Maroko, burger dengan kualitas terbaik atau pancake soba super lezat. Masalah rasa, kalian tidak perlu khawatir karena rasa makanan di pasar ini sangat worth it dengan jumlah uang yang kalian keluarkan bahkan untuk satu buah hidangan saja.

4. Nikmati sensasi istirahat yang menyenangkan di pasar tersembunyi ini

Pasar ini bisa jadi 'tempat pelarian utama' ketika kalian ingin bersantai, lho. Alih-alih pergi ke kafe atau bar untuk menikmati secangkir kopi, teh hangat atau segelas bir, kalian bisa mengunjungi Le Marche des Enfants Rouges sebagai alternatifnya.

Kalian bisa mendatangi kedai Le Traiteur Marocain untuk menikmati teh Maroko yang disajikan dalam teko dan kue oriental sebagai teman meminum teh. Selain itu, kalian juga bisa merasakan cita rasa kopi organik di kedai Au Coin Bio dan merasakan sensasi berbeda minum bir di pasar ketika kalian mengunjungi kedai L'Estaminet des Enfants Rouges.

Apapun yang kalian pilih, tempat ini benar-benar menjanjikan sebuah kenyamanan untuk bersantai dan mengobrol bersama teman atau keluarga yang menyenangkan. Dijamin, kalian akan mendapatkan istirahat yang menyenangkan setelah menikmati hiruk-pikuk Paris.

Eits, tapi jangan terlalu lama bersantai disini, ya karena kursi dan meja yang disediakan terbatas, maka kalian harus bergantian dengan pengunjung lain. Jika tidak ada tempat untuk menikmati hidangan bersantai, kalian bisa melakukan takeaway dan menikmatinya di taman atau kursi-kursi pinggir jalan yang tersedia, karena budaya di Paris tidak memperbolehkan seseorang makan atau minum sambil berdiri atau berjalan.

5. Vegetables, food, beverages and souvenir. You can get whatever you want here!

Jangan lupakan, jika Le Marché des Enfants Rouges menawarkan segala hal yang kalian inginkan. Setelah belanja, makan, dan bersantai tak lengkap rasanya untuk tidak membeli suvenir yang akan mengingatkan kalian dengan tempat bersejarah ini.

Sebelum benar-benar meninggalkan pasar, pastikan kalian mengunjungi sebuah toko foto kecil yang letaknya ada di dekat pintu masuk utama di rue de Bretagne. Di toko tersebut ada banyak pilihan foto-foto kuno yang sangat indah, mulai dari pemandangan kota Paris, potret orang-orang Paris, foto para aktor saat melakukan shooting film, dan masih banyak lagi. Kebanyakan foto-foto tersebut berasal dari fotografer yang tidak terlalu terkenal.

Meskipun kalian tidak membeli apapun dari toko tersebut, percayalah jika mengunjungi toko tersebut adalah cara yang cukup menyenangkan untuk mengakhiri tur kalian di Le Marche des Enfants Rouges.

Itulah lima alasan mengapa kalian harus mengunjungi pasar ini ketika sedang berada di Paris. FYI, pasar ini memiliki dua pintu masuk, di rue de Bretagne dan rue de Charlot. Pasar buka setiap hari Selasa hingga Minggu dan tutup di hari Senin. Untuk jam bukanya sendiri, pasar ini akan buka pada pukul 8.30 hingga 19.30 di hari Selasa sampai Sabtu. Pada hari Minggu, pasar ini akan buka mulai pukul 08.30 hingga 14.00. Jadi jangan lewatkan kesempatan kalian untuk berkunjung ke tempat ini, ya. Pastikan pasar ini masuk ke dalam list of your tour trip selama mengunjungi Paris.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar